Vol. 10 No. 2 (2022): Metamorfosis

					View Vol. 10 No. 2 (2022): Metamorfosis

EDITORIAL

Masih dalam kondisi Covid-19 yang belum reda sepenuhnya,  edisi Jurnal SENI RUPA WARNA FSRD IKJ Volume 10, Nomor 2 tahun 2022, kembali menghadirkan tema yang kontekstual dengan kondisi yaitu Metamorfosis. Metamorfosis memiliki makna,  perubahan bentuk atau susunan; peralihan,  dalam konteks ini perkembangan seni rupa  secara organik bermetamorfosis. Perubahan  yang terjadi bukan semata pada gagasan berkarya namun juga, proses berkesenian yang serampak terhadap karya-karya yang diciptakan baik seniman individu dan kelompok individu.

Spirit metamorfosis dapat kita baca pada beberapa artikel  misalnya tulisan Asep Topan,  mengangkat proses berkesenian seniman yang dipengaruhi perubahan sosial seperti  Pendidikan barat dan, jaringan internasional. Hasil kajian menunjukkan hasil kajian bahwa faktor  hingga bidang kesenian lain, ikut memberikan pengaruh yang kuat dalam proses karya seniman Indonesia, perubahan tersebut semakin kuat terjadi pada abad ini. Hasil kajian Nicholas Wila Adi Pratama, Perubahan juga Bentuk Perubahan Dan Peralihan Pada Karya Seni Miniatur Truk, menunjukkan bahwa perkembangan teknologi digital dewasa ini berdampak terhadap proses kreativitas komunitas bak truk melalui perubahan signifikan dari analog menuju virtual, dengan berbagai pilihan  platform media sosial.  Sementara artikel, Studi Karya Seni Patung Found Object Dan Isu Konsumtif pada Masa Pandemi, menunjukkan bahwa terjadi proses penciptaan karya seni patung, khususnya melalui kesadaran dalam pemilihan material limbah kemasan produk industri, plastik.  Penggunaan  masker sekali pakai pada karya patung found object sebagai simbol tindak konsumtif yang menghasilkan banyak sampah kemasan.

Perubahan dalam representasi karya seni juga menjadi penanda zamannya, hal tersebut terbaca pada artikel Ades Adrian Firmansyah,  Paduan Suara Digital Dalam Disain Thinking. Hasil kajian menunjukkan bahwa situasi pandemi membawa perubahan signifikan, dalam pertunjukan Konser dari analog menuju virtual.  Virtual choir atau paduan suara digital merupakan salah satu perubahan pada masa new normal in, dimana teknologi digital memegang peranan penting. Teknologi digital memainkan peran penting dalam gaya hidup pada era pandemi tersebut.

Dalam seni Kriya juga terdapat perubahan yang cukup signifikan baik dalam hal tata Kelola pemberdayaan masyarakat dan karya-karya inovatif lainnya, misalnya melalui kajian Lusiana Limono, Praktik Kriya Tekstil Rumahan Pada Perempuan Masyarakat Urban. Tulisan ini mengkritisi perubahan praktik kriya tekstil rumahan yang dilakukan perempuan urban di masa kini, terutama terkait disrupsi digital dan pandemi. Melalui riset terhadap kelompok pelajar SD hingga mahasiswa, komunitas perca di kota Malang, memperlihatkan adanya transformasi pada praktik kriya tekstil rumahan yang dilakukan masyarakat urban, khususnya perempuan pelaku kriya tekstil rumahan. Transformasi terkait dengan metode dan kualitas atau nilai yang dianggap penting bagi pelaku kriya tekstil rumahan. Metamorfosis juga terjadi pada penciptaan blangkon Yogyakarta, melalui artikel Metamorfosis Visual: Kajian Transformatif Blangkon Gaya Yogyakarta Berbasis Aplikasi Motif Batik . Hasil kajian menunjukkan terdapat perubahan dalam penciptaan karya Blangkon Yogyakarta  melalui eksplorasi motif-motif batik yang diterapkan pada blangkon khas dari keraton Yogyakarta.

Published: 2022-07-16