Tugu Talas Bogor: WC Umum Rahasia di Jalan Merdeka

Penulis

  • Hanan Syahrazad Universitas Gadjah Mada

DOI:

https://doi.org/10.36806/jsrw.v9i2.121

Kata Kunci:

tugu, talas, taman kota, WC umum, ruang publik, monument, taro, city park, public toilet, public area

Abstrak

Patung dan tugu sering dijumpai di taman-taman kota. Salah satunya adalah Tugu Talas yang terletak di sebuah taman di daerah ramai dekat pasar di Jalan Merdeka, Bogor. Umumnya, sebuah patung atau tugu yang terletak di ruang publik menjadi pusat perhatian orang-orang di sekitarnya, maupun sekadar melaluinya. Namun berbeda dengan Tugu Talas yang letaknya tersembunyi di antara pohon-pohon yang lebih besar darinya, sehingga orang-orang yang berlalu lalang tidak menyadari keberadaannya. Kemudian, tugu yang berbentuk umbi khas Bogor ini justru menjadi tempat buang air kecil orang-orang yang beraktivitas di sekitarnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualititatif dengan metode analisis deskriptif. Dapat disimpulkan: (1) Tugu Talas telah gagal menjadi sebuah tugu, baik dalam fungsi sebagai pengingat, maupun sebagai penghias taman. (2) Pemerintah Kota Bogor lalai dalam menjaga Tugu Talas dan tamannya, serta penyediaan WC Umum yang minim di kawasan ramai tersebut. Ditambah lagi masyarakat di sekitar pasar kurang ada kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Statues and monuments are often found in city parks. One of them is the Talas Monument which is located in a park in a busy area near the market on Jalan Merdeka, Bogor. Generally, a statue or monument located in a public space becomes the center of attention of the people around it, or just passing through it. However, it is different from the Talas Monument, which is hidden among trees that are bigger than it, so that people passing by do not notice its existence. Then, the monument which is shaped like a typical Bogor tuber is actually a place to urinate for people who are active around it. This study uses a qualitative approach with descriptive analysis method. It can be concluded: (1) The Talas Monument has failed to become a monument, both in its function as a reminder and as a garden decoration. (2) The Bogor City Government is negligent in maintaining the Talas Monument and its gardens, as well as the minimal provision of public toilets in the crowded area. In addition, the community around the market lacks awareness in maintaining environmental cleanliness.

Unduhan

Diterbitkan

2021-07-22

Cara Mengutip

Syahrazad, H. (2021). Tugu Talas Bogor: WC Umum Rahasia di Jalan Merdeka . Jurnal Senirupa Warna, 9(2). https://doi.org/10.36806/jsrw.v9i2.121